Salut As A Gate For The Coming Of Islam In Lombok: Archaeological Analysis Of The Ancient Mosque In North Lombok

Jamaludin Jamaludin

Abstract


Salut is an old village that became the entrance of Islam in Lombok island. This is known from the historical evidence found in the village. Some of the ancient historical dwellings in Salut are ancient mosques with 17th century architectural styles and tombs of Islamic spreaders, which assert that Salut is the first region to accept Islam in Lombok Island. Based on the information from Babad Lombok, Salut is the first visited village by Islamic spreaders from Java through the Carik harbour. The existence of the ancient mosque and the old tomb as a historical relic is a proof of the success of Islam in North Lombok in the past. This article will discuss about the heritage of Islam as the initial evidence of the entry of Islam in Lombok. The entry evidences of Islam in Salut is in the form of archaeological heritage, so the approach used in this study is historical archaeological approach. Historical archeology tries to give the explanation of these remnants, using other social sciences as auxiliary science. There are three things to be studied in this article, first, reveal the archaeological remains of Islam in Salut Lombok Utara; second, reveal the growth and development of Islam in North Lombok and it’s relation with other areas in Lombok.
Keywords: History, Islamization, Archeology, Ancient Mosque, Tombs.

Keywords


History, Islamization, Archeology, Ancient Mosque, Tombs.

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Taufik. (1987). Islam dan Masyarakat: Pantulan Sejarah Indonesia, Jakarta: LP3ES.

Adiwimarta, Sri Sukesi. (1983). Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta: Pusat pembinaan dan pengembangan Bahasa.

Ambary, Hasan Muarif. (1994). Arkeologi Islam, makalah disampaikan tgl 23 Pebruari di IAIN Syahid, Jakarta: Fak Adab.

Ambary, Hasan Muarif. (1998). Menemukan Peradaban: Jejak Arkeologis dan Historis Islam Indonesia, Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Ambary, Hasan Muarif. (nd.). Tidak terbit. Kebijakan penelitian Arkeologi di Indonesia yang dilaksanakan oleh Pusat Arkenas, makalah lepas.

Anom, I.G.N., et al. (1998/1999). Mesjid Kuno Indonesia, Jakarta: Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Azra, Azyumardi. (2000). Renaisans Islam Asia Tenggara: Sejarah Wacana dan Kekuasaan, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Binfort, Lewis R. (1972). A Consideration of Archaeological Research Design: An Archaeological Perspectives, New York: Academik Press.

Budiwanti, Erni. (2013). Adat, Islam, and Dakwah Movement In Bayan North Lombok, in Jurnal Heritage of Nusantara Internasional Journal of Religious Literature and Heritage, Vol. 2, No. 1, pp. 73-92.

Budiwanti, Erni. (2000). Islam Sasak: Islam Wetu Telu versus Islam Waktu

Lima. Yogyakarta: LKiS.

Cederroth, Sven. (1981). The Spell of the Ancestors and The Power of Makkah: A Sasak Community on Lombok, Götenborg: ACTA Universitatis Gothoburgensis.

de Graaf, HJ. dan Th.G.Th.Pigeaud. (1986). Kerajaan-kerajaan Islam Pertama di Jawa: Kajian Sejarah Politik Abad ke-15 dan ke-16, Jakarta: Pustaka Grafitipres dan KITLV, Cet. ke-2, jilid 2.

de Graaf, HJ. (1985). Awal Kebangkitan Mataram: Masa Pemerintahan Senapati, Jakarta: Pustaka Grafitipers dan KITLV, Cet. ke-1, jilid .3.

Deetz, Jemes. (1967). Invitation to Archaeology. New York: The Natural Historic Press.

Ekajati, Edi S. (2000). Direktori Naskah Nusantara, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Fagan, Brian M. (1970) Introductory Reading in Archaeology, Boston: Little Brown and Company.

Handayani, Usri Indah, et al. (1997/1998). Peninggalan Sejarah dan Kepurbakalaan Nusa Tenggara Barat, Mataram: Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Haris,Tawalinuddin. (2002). “Masuk dan Berkembangnya Islam di Lombok Kajian Data Arkeologis dan Sejarah”, dalam Kanjian: Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi Daerah NTB, Lombok Timur: Yayasan Lentera Utama.

Ibn Hisam. (2004). Sirah Nabawiyah Ibnu Hisam, Jakarta: Darul Falah.

Jamaluddin. (2006). Pertumbuhan dan Perkembangan Islam di Lombok Selatan: Pendekatan Arkeologi Sejarah, Mataram: Lemlit IAIN Mataram.

Jamaluddin. (2011). “Islam Sasak: Sejarah Sosial Keagamaan di Lombok (Abad XVI-XIX)”, dalam Jurnal Indo-Islamika, Vol. 1, Nomor, 1, pp. 63-88.

Jamaluddin. (2011). Sejarah Sosial Islam di Lombok Tahun 1740-1935: Studi Kasus terhadap Tuan-Guru, Jakarta: Kementerian Agama RI Badan Litbang dan Diklat Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan.

Jamaluddin. (2016). Menemukan Jejak-Jejak Islam di Lombok Utara: Penelitian Arkeologi Sejarah, Mataram: LP2M.

Jamaluddin. (2017). Mengungkap Fakta Baru tentang Islam di Lombok Utara: Telaah terhadap Naskah-Naskah Kuno dan Tinggalan Islam, Mataram: LP2M.

Magetsari, Nurhadi. (1980). “Kemungkinan Agama Sebagai Alat Pendekatan Dalam Penelitian”, artikel disampaikan dalam Pertemuan Ilmiyah Arkeologi, Cibulan 21-25 Pebruari 1977, Pusat Penelitian Purbakala dan Peeninggalan Nasional, Jakarta: PT Rora Karya.

Meighan, Clement W. (nd). Aerchaeologi An Introduction, California: Chandler Publishing Company.

Salam, Solichin. (1989). Wali Sanga dalam Perspektif Sejarah, Jakarta: Kuning Mas,.

Suparman, Lalu Gde. (1992). Babad Lombok. Jakarta: Pusat Pembinaan

dan Pengembangan Bahasa.

Tim Penyusun. (2011). Kelurahan atau Desa di Indonesia Ini Adalah Sebuah Rintisan. t.tt., t.p.

Tim Penyusun. (2011). Statistik Desa Salut. t.tt., t.p.

Sodrie, Cholil dan Sugeng Rianto. (2002). Arkeologi dan Sejarah Kebudayaan Islam, Dialektika Budaya, Fakultas Adab IAIN Gunung Djati, Vol IX.

Spaulding, Albert C. (1960). Archaeological Dimention, dalam Essays in The Science of Culture: In Honor of Leslie White, New York.

Tanudirjo, Daud Aris (1993/1994). “Retrospeksi Penelitian Arkeologi di Indonesia”, artikel dalam PIA V, Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Taylor, Walter W. (1948). A Study af Archaeology, Memoar No. 69, American Antrhopologist 50,(3) ( part 2).

Tjandrasasmita, Uka. (1980). “Pendekatan Ilmu-Ilmu Sosial bagi Pengembangan Arkeologi Indonesia”, artikel dalam Pertemuan Ilmiyah Arkeologi, Cibulan 21-25 Pebruari 1977, Pusat Penelitian Purbakala dan Peninggalan Nasional, Jakarta: PT Rora Karya.

Tjandrasasmita, Uka. (2009). Arkeologi Islam Nusantara, Jakarta: KPG. Sugianti Sri, at.al. (1998/1999). Mesjid Kuno Indonesia, Jakarta: Direktorat Perlindungan dan pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala.

Tugiyono, KS, et al. (2001). Peninggalan Situs dan Bangunan Bercorak Islam di Indonesia, Jakarta: PT.Mutiara Sumber Widya, cet. ke-1.

Wacana, Lalu. (1979). Babad Lombok, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Wacana, Lalu (1988). Sejarah Daerah Nusa Tenggara Barat, Mataram: Depdikbud.




DOI: 10.31291/hn.v7i1.513

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

lantai 18, Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi
Jalan M.H. Thamrin No.6, Menteng, RT.2/RW.1, Kb. Sirih, Menteng,
Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Tlp/Fax: (021) 3920718
Handphone: +6281299366151
E-mail: heritage@kemenag.go.id


View My Stats
Flag CounterCreative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

© All rights reserved 2015. Heritage of Nusantara, ISSN: 2303-243X, e-ISSN: 2442-9031