The Cultural Treasures Of Kampung Bugis In The Customary Village Of Serangan, Denpasar

I Nyoman Yoga Segara

Abstract


A lithographed copy of the Qur’an, printed in Bombay (Mumbai, India) in 1881, was bought in Sumatra a few years later by a certain K. Bijls, a Malay-speaking Dutchman who made several markings in it which may be regarded as a form of “graffiti”, in the sense of markings asserting his ownership. This same person most probably also added a marginal calligraphic composition to the text, in a manner that is typical of Malay epistolography, perhaps prompted by an element on the printed page that was unfamiliar to him, hence catching his eye and imagination.
Keywords: Qur’an, Bombay Islam, Marginalia, Arabic Script.

Sebagai tanda untuk menegaskan kepemilikannya terhadap naskah tersebut. Orang yang sama ini mungkin saja juga menambahkan komposisi kaligrafi marjinal pada teks tersebut yang menunjukkan bahwa hal tersebut adalah tipikal epistolografi Melayu yang mungkin diminta oleh halaman yang tidak dikenalnya sehingga menarik pandangan dan imajinasinya. Dengan demikian tanda tanda khusus dan ruang kosong lainnya yang digunakan dalam naskah quran tersebut mungkin merupakan ciri khas dari pembacaan orang orang barat yang tidak pernah dikenal atau didengar oleh orang orang Indonesia.
Kata Kunci: Al-Qur’an, Islam Bombay, Marginalia, Kitab Arab.

Keywords


Qur’an; Bombay Islam; Marginalia; Arabic Script;

Full Text:

PDF

References


Agung, Ide Anak Agung Gde. 1989. Bali Pada Abad XIX. Yogyakarta:

Gadjah Mada University Press.

Barker, Chris. 2014. Kamus Kajian Budaya. Terjemahan B. Hendar Putranto dari The Sage Dictionary of Cultural Studies. Yogyakarta: Kanisius.

Barth, Fredrik. 1993. Balinese Worlds. The University of Chicacgo Press,Chicacgo.

Berger, Peter L. & Thomas Luckmann. 1966. The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. Garden City, New York.

Blumer, Herbert. 1969. Symbolic Interaction. New York: Prentice Hall.

Darmapoetra, Juma. 2013. TOLOTANG: Keteguhan Memegang Tradisi. Makassar: Arus Timur.

Dharmanuraga, A.A.N. Putra. 2011. Perjalanan Arya Damar dan Arya

Kenceng di Bali. Denpasar: Pustaka Larasan.

Fadillah, Moh. Ali. 1986. Makam-Makam Kuno di Pulau Serangan

dan Beberapa Makam di Kabupaten Badung, Bali. Suatu Kajian

Arkeologis. Skripsi Fakultas Sastra Universitas Udayana Denpasar.

Fadillah, Moh. Ali. 1999. Warisan Budaya Bugis di Pesisir Selatan

Denpasar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Pusat

Penelitian Arkeologi Nasional.

Gunarta, I Ketut. Strategy In Achieve Harmony Religious Life Nusa Dharma Temple in Benoa, South Kuta, Badung. Proceedings of International Seminar Religion in Cultural Diversity: Harmonization of Religious Life. STAHN Tampung Penyang, Palangkaraya, 2016. Page. 41-48.

Gramsci, Antonio. 1971. Selection from the Prison Notebooks. Q. Hoare, Q and G Nowel Smith, eds. New York: International Publishers.

Goffman, Erving. 1959. The Presentation of Self in Everyday. New York: Doubleday.

Hall, Stuart. 1991. Culture, Globalization and The World-System:

Contempory Conditions for The Representation of Identity. Edited by

Anthony D. King. Houdmills, Basingstoke, Hampshire and London:

MacMillan Education Ltd.

Kessing, Roger M. 1999. Antropologi Budaya: Suatu Perspektif

Kontemporer Jilid 1. (terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Koentjaraningrat (ed). 2007. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia.

Jakarta: Penerbit Djambatan.

Mattulada, H.A. 2015. Latoa. Antropologi Politik Orang Bugis. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Millar, Susan Bolyard. 2009. Perkawinan Bugis. Terjemahan Tim

Penerjemah Ininnawa dari Bugis Wedding: Ritual of Social Location

in Modern Indonesia (Monograph No. 29, Center for South and

Southeast Asia Studies, University of California at Berkeley).

Makassar: Penerbit Ininnawa.

Rudyansjah, Tony. 2009. Kekuasaan, Sejarah, dan Tindakan. Sebuah

Kajian Tentang Lanskap Budaya. Jakarta: Rajawali Press.

Rudyansjah, Tony (ed). 2015. Antropologi Agama. Wacana-Wacana

Mutakhir dalam Kajian Religi dan Budaya. Jakarta: UI Press.

Saifuddin, Achmad Fedyani. 2011. Catatan Reflektif Antropologi Sosial Budaya. Jakarta: Institut Antropologi Indonesia (IAI).

Segara, I Nyoman Yoga. 2016. “Aspect of Art, The Mystical Story and

Religiosity of Rangda and Barong in Mamintar Ceremony in the Adat

Village of Serangan”. Jurnal Mudra Volume 31 No. 3 September 2016.

Indonesia Institut of The Arts Denpasar. Page: 332-341.

Segara, I Nyoman Yoga. Pura Langgar: Sejarah, Dinamika, dan

Komodifikasinya. Hasil Penelitian Swadana. IHDN Denpasar, 2017.

Segara, I Nyoman Yoga. “Pura Langgar: Representation of Hindu and

Islamic Relation in Bunutin, Bangli”. Proceedings of International

Seminar Bali Hinduism, Tradition, and Interreligious Studies.

Universitas Hindu Indonesia, 2018.

Spradley, James P. 2007. Metode Etnografi. Terjm. Misbah Zulfa Elizabeth dari The Ethnographic Interview, 1979. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Subagia, I Nyoman. Partisipasi Umat Hindu dan Islam dalam Kegiatan Keagamaan di Desa Keramas, Kecataman Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Jurnal Harmoni Vol. 15 Nomor 3 September-Desember 2016. Hal. 33-44.

Suwindia, I Gede, Machasin, dan I Gede Parimartha. Relasi Islam dan

Hindu Perspektif Masyarakat Bali. Jurnal Al-Ulum Volume. 12,

Nomor 1, Juni 2012. Hal 53-76.

Tim Penyusun. 2017. Profil Perkembangan Kelurahan Serangan

Kecamatan Denpasar Selatan Kota Denpasar. Denpasar: Kelurahan

Serangan.

Website:

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/11/30/nymanv359-kemendikbud-harap-bisa-tetapkan-100-cagar-budayasetiap-tahun downloaded on March 18, 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.31291/hn.v7i1.463

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Flag CounterCreative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

© All rights reserved 2015. Heritage of Nusantara, ISSN: 2303-243X, e-ISSN: 2442-9031